Tur Jepang Pengurus KWK: Pelanggan Adalah Aset, Rawatlah Seperti Diri Sendiri

199
Rombongan KWK DKI Jakarta tiba di Bandara Handea, Tokyo, Selasa, 26 Februari 2019.

JAKARTAFOX.COM – Sembilan pengurus Koperasi Wahana Kalpika (KWK) DKI  Jakarta diundnag ke Jepang oleh pabrikan Suzuki. Mereka ikut tur tujuh hari lima malam, tapi juga ikut mendapat bonus melihat langsung pabrik mobil Suzuki.

Kesembilan pengurus KWK tersebut adalah Abdul Gofur, Porman Pakpahan, Olsu babay, Taher Taneo, Marfuad Hasmar, Roisudin Ilyas, Bambang Soemantri, Abdul Naseer dan Soemarno

Mereka mendapat bonus dari Suzuki, karena konsistensi KWK menggunakan sepuluh ribuan armada sejenis angkutan kota (angkot) di seluruh wilayah DKI Jakarta, yang kini telah terintegrasi denan Jak Lingko.

Baru saja tiba di Bandara Haneda, Tokyo, Selasa 26 Februari 2019, pengurus KWK yang berbaur dengan rombongan tur lainnya, langsung mendapatkan ilmu berarti terkait dengan prinsip-prinsip berbisnis di Jepang. Itu dijelaskan oleh dua tour guide, Martin dan Miki.

Jamuan makan siang oleh Tour Guide Suzuki.

“Satu ilmu yang menarik adalah, mereka menjelaskan bahwa tidak ada company (perusahaan, red) yang bisa maju sendiri atau besar sendirian. Harus dibangun secara berjamaah, atau lebih dari satu orang. Setelah itu, company tersebut menempatkan pelanggan sebagai aset yang harus dirawat seperti merawat diri sendiri,” kata Olsu Babay dan Marfuad Hasmar, saat menghubungi JakartaFox.com, Selasa pagi.

“Seorang tour leader dari Suzuki juga mengatakan, bahwa prinsip dasar Suzuki memberikan pelayanan dan bonus kepada pelangan khususnya dari Indonesia, karena orang Jepang sangat mengerti bahwa pelanggan itu adalah aset. Maka KWK memang selama ini mereka anggap sebagai aset sangat berharga,” imbuh Marfuad.

Pada tour berlabel “7D5N” alias Seven Days Five Nights atau tujuh hari lima malam tersebut, rombongan KWK akan berkunjung ke sejumlah kota, mulai dari Tokyo kemudian lanjut ke Toyohashi kemudian Hamamatsu dan Kyoto. Selanjutnya ke Osaka, dan kembali lagi ke Tokyo.

“Satu hal yang berkesan bagi kami di hari pertama di Tokyo ini, adalah kedisiplinan warga soal kebersihan. Menurut Tour Guide dari Suzuki, Jepang memang sangat disiplin soal kebersihan lingkungan. Ada penghargaan bagi yang disiplin, namun tentu ada hukman berar juga bagi yang melanggar,” kata Olsu Babay lagi.

Editor: Sugianto

BAGIKAN