Lapor Pak Gubernur: Warga Rawa Badak Selatan Keluhkan Tarif Air Bersih yang Meroket!

49
Penampungan Air Bersih oleh PAM Jaya, BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.

JAKARTAFOX.COM – Sejumlah warga kelas bawah di kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja Jakarta Utara mengeluhkan tarif air bersih yang dianggap semakin meroket, alias sudah sama harga dengan tarif air di kawasan elit. Mereka berharap Gubernur DKI Jakarta Anies Basweden dapat mengintervensi penetapan harga air bersih yang dipasok mitra dari PAM Jaya, yakni Aetra Air Jakarta.

Informasi yang dirangkum JAKARTAFOX.COM, tarif air bersih untuk warga kelas bawah di Rawa Badak Selatan berkisar antara Rp17.500 hingga Rp25.500 per meter kubik. Tarif ini sama dengan tarif di kawasan perumahan elit, sebut saja seperti di kawasan perumahan elit Kelapa Gading.

“Karena pendapatan kami jauh lebih kecil dari orang-orang kaya seperti di kawasan perumahan elit Kelapa Gading. Kami sangat mengharapkan pak Gubernur DKI Jakarta dapat membantu rakyat kecil untuk menurunkan harga air bersih, khususnya di Rawa Badak,” ujar warga setempat.

Aspirasi warga tersebut disampaikan kepada Hi Ramly Muhammad, Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, saat menggelar reses akhir Januari 2019 lalu.

Hi Ramly Muhammad.

“Memang ada keluhan warga Kelurahan Rawa Badak Selatan tentang tingginya tarif air bersih. Kami sudah menampung aspirasi mereka, dan memang saya pikir pemerintah harus segera hadir mengatasi masalah ini,” ungkap Ramly Muhammad.

Legislator Partai Golkar yang kembali menjadi caleg Beringin untuk DPRD DKI Jakarta, nomor urut 1 dari Dapil Jakarta Utara 2 meliputi Kecamatan Cilincing, Koja dan Kelapa Gading (Cikoding) ini, menjelaskan bahwa mahalnya tarif air bersih di Rawabadak Selatan itu karena jaringan pipa belum bisa menyasar hingga lokasi-lokasi tersebut.

“Sehingga perlu ada bantuan mesin pompa buster pump yang mendorong air hingga ke lokasi. Ini yang akan diupayakan oleh pemerintah. Dan kami percaya, Pemerintah Gubernur Anies Basweden, tentu tidak akan mendiamkan keluhan warga mengingat air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat,” kata Ramly.

Sedangkan kepada PAM Jaya bersama operator swasta, Ramly Muhammad mendesak agar dapat segera mencari solusi terbaik. Dan memberikan tarif khusus untuk rakyat kecil.  “Komitmen PAM Jaya melayani masyarakat kelas menengah ke bawah harus dilaksanakan oleh Aetra sebagai mitra swasta,” pesan Ramly Muhammad.

 

Penulis: Sugianto

BAGIKAN